Rabu, 01 Mei 2013

Praktek Musikalisasi Puisi

Hijau . Tembus . Menutup . 
Terhalang . Cahaya . Terik . Deret . Seret . Panas

Cahaya matahari terhalang
Hanya ada cahaya hijau
Cakrawala keindahan membuta
Hanya ada deret kain penghalang
Tak ada terik panas menembus
Terlindung oleh tenunan demi tenunan
Menggambarkan peluh kehangatan


Putih . Senandung . Sakit . Lembut . Wangi . Manis . 
Bersih . Teriakan . Sendu . Kasar . Busuk . Pahit . 
Lengkungan . Hening . Hangat . Licin . Semerbak . 
Masam . Diam . Gemuruh . Tentram . Kering . Segar . 
Asin . Berlari . Melodi . Sejuk . 
Halus . Pedas

Putih, Bersih hatinya
Pahit sendu nasibnya
Lengkungan bibirnya selalu terjaga keatas
Menghiraukan sakit di dalam gemuruh hatinya

Senandung melodi senantiasa keluar dari mulut manisnya
Meski sangat masam rasa hidupnya
Teriakan pedas dan kasar terdengar di telinganya
Diam membawa keheningan
Memecah tentramnya jiwa

Berlari diatas kasar licinnya jalan
Di atas rumput-rumput yang mengering
Semerbak wangi kehidupan
Menyegarkan mata yang berlinang

Hangat terik menyilaukan
Sejuk angin merasuki
Mata dan jiwa yang lembut

Tidak ada kebusukan di hatinya
Hanya ada penyesalan
Hidupnya yang kian tak halus
Layaknya gemuruh ombak laut nan asin


Tidak ada komentar:

Posting Komentar